Foto: Masjid Istiqlal Jakarta terbesar ke-4 di dunia
Laporan Baim,Tim
JAKARTA,POSBERNAS – Suasana haru bercampur kecewa terlihat di halaman dalam Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, saat waktu berbuka puasa tiba. Sejumlah jamaah, khususnya ibu-ibu, terlihat wajah pucat dan murung tidak kebagian jatah berbuka meski sudah antrean cukup lama.
Tingginya jumlah jamaah yang datang ke istiqlal yang merupakan masjid kebanggaan Rakyat Indonesia yang selalu ramai dikunjungi baik dalam maupun luar negeri utamanya untuk beribadah solat, zikir, berbuka puasa dan ibadah lainnya.
Namun ada kisah miris dibalik kemegahan Iatiqlal saat para jamaah mengetahui adanya pembagian paket makanan untuk yang berpuasa disitulah kisas miris terkuak, utamanya para ibu-ibu dan para lansia yang datang untuk beribadah dimasjid mendengar ada jatah makan yang akan dibagikan oleh pihak istiqlal sontak wajah semringahpun memancar diwajah, namun hal itu semua pupus berbalut dengan wajah penuh rasa sedih dan kecewa yang mendalam karena jatah makanan untuk berbuka puasa tidak mencukupi saat pihak istiqlal membagikan jatah makanan ke para jamaah.
Salah satu jamaah, Ibu Siti (nama samaran) mengaku sudah antre sejak satu jam sebelum adzan Maghrib berkumandan namun tetap tidak mendapatkan paket bingkisan makanan.
“Saya datang bawa anak kecil, niatnya buka puasa di masjid biar khusyuk, sudah ikut antrian sebelum adzan berkumandan, ternyata makanan sudah habis. Sedih rasanya, belum lagi dengan ibu-ibu yang lain lebih lama lagi antrinya dari saya” ujarnya kamis (20/05/26)
Kepada pihak masjid Istiqlal tolonglah lebih diperhatikan lagi kedepannya, ini rumah Alloh tempat kita menenangkan diri dari segala hal inikan gaduh ada yang dapat ada yang tidak dapat jatah makan, belum lagi air minum yang biasanya tersedia Ya Alloh sama sekali tidak ada.”keluhnya dengan wajah memelas.
Kami sekali lagi menghimbau kepada pengurus istiqlal sediakan tiap sudut air minum, dan utamakan juga lebih memperhatikan ketertiban saat dibagikannya makanan ke jamaah yang ada didalam masjid istiqlal jangan gaduh,” imbuhnya.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya manajemen antrean dan distribusi bantuan saat kegiatan massal, agar nilai kebersamaan ibadah dimasjid Istiqlal bisa dirasakan semua jamaah.
Diketahui Masjid Istiqlal di Jakarta menempati urutan sebagai masjid terbesar ke-4 di dunia dalam hal kapasitas jamaah, yang mampu menampung antara 120.000 hingga 200.000 jamaah secara bersamaan, dan juga merupakan masjid terbesar di kawasan Asia.
Terkait hal tersebut pihak media masih berupaya konfirmasi kepihak management Masjid Istiqlal
