DPRD Babel Dorong Lulusan SMK Siap Tembus Pasar Kerja Internasional

Laporan,Pian/Bm

PANGKALPINANG,POSBERNAS – Upaya meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi salah satu fokus utama dalam reses gabungan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Pangkalpinang yang digelar di Aula SMA Negeri 2 Pangkalpinang, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri lima anggota DPRD Babel dari Dapil Pangkalpinang. Sementara satu anggota lainnya, Monica, tidak dapat hadir karena menjalankan agenda lain yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Reses kali ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan, mulai dari kepala sekolah, perwakilan guru SMK se-Kota Pangkalpinang, jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, hingga perwakilan perguruan tinggi berbasis kesehatan.

Tidak hanya itu, DPRD Babel juga menghadirkan perwakilan dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang memberikan pemaparan mengenai peluang kerja di luar negeri bagi tenaga kerja asal Bangka Belitung melalui jalur resmi dan legal.

Diskusi yang berlangsung dalam reses tersebut menitikberatkan pada strategi menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan kesiapan mental untuk bersaing di dunia kerja, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, menilai perubahan pola pikir terhadap pendidikan vokasi menjadi langkah penting yang harus dibangun sejak awal.

“Kita harus berani menampilkan potret peluang kerja di luar negeri kepada para siswa dan orang tua sejak awal masuk sekolah. Jadi, ketika orang tua memasukkan anaknya ke SMK, mereka sudah tahu arah dan peluang kerja internasional yang tersedia. Semuanya harus dirancang (by design) sejak awal,” ujar Eddy.

Menurutnya, keberadaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran strategis karena memang dirancang untuk mencetak lulusan yang siap memasuki dunia kerja dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan kementerian terkait dinilai penting untuk membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Bangka Belitung dalam memperoleh pekerjaan di luar negeri melalui mekanisme yang resmi dan terstruktur.

Selain kemampuan teknis, Eddy menekankan pentingnya kesiapan mental serta pemahaman terhadap aturan dan prosedur ketenagakerjaan internasional agar para calon pekerja dapat beradaptasi dengan baik ketika bekerja di negara tujuan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran bekerja ke luar negeri melalui jalur yang tidak resmi karena berisiko menimbulkan berbagai persoalan hukum maupun perlindungan tenaga kerja.

“Kalau mau bekerja ke luar negeri, jangan pernah lewat jalur ilegal. Pemerintah daerah bersama kementerian terkait telah menyiapkan jalur-jalur legal dan resmi yang aman. Perubahan pola pikir (mindset) ke arah yang lebih aman dan terstruktur ini harus kita tanamkan dari sekarang,” tutupnya.

Melalui kegiatan reses tersebut, DPRD Babel berharap dunia pendidikan, khususnya SMK, dapat semakin terhubung dengan kebutuhan pasar kerja global sehingga lulusan Bangka Belitung memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meraih karier di tingkat internasional melalui jalur yang aman dan resmi.