Kolonel Marinir Kakung: Pembinaan Generasi Muda adalah Kerja Peradaban

Laporan Baim

Mojokerto,Posbernas – Kolonel Marinir Kakung Priyambodo menegaskan bahwa membina generasi muda bukanlah proyek sesaat, melainkan kerja peradaban yang menuntut konsistensi, kesabaran, dan visi jangka panjang.

Menurutnya, dari proses pembinaan yang berkelanjutan itulah lahir Pejuang Prestasi, generasi muda yang ditempa melalui disiplin, daya juang, serta nilai-nilai kelautan sebagai jati diri bangsa maritim.

“Kejayaan Maritim Indonesia tidak dibangun dari slogan, tetapi dari proses panjang membentuk karakter bahari yang tangguh dan patriotik,” tegas Kolonel Kakung.

Ia memandang laut bukan sekadar ruang geografis atau sumber ekonomi, melainkan ruang pembentukan karakter dan kesadaran ideologis.

Dalam konteks inilah, Jung Kwatu hadir sebagai laboratorium nilai, tempat karakter laut diuji, mental pejuang dibentuk, dan masa depan maritim Indonesia dipersiapkan secara sistematis.

“Di Jung Kwatu, pembinaan tidak hanya melahirkan atlet atau prestasi jangka pendek, tetapi membangun manusia bahari yang memahami makna pengabdian, kedisiplinan, dan tanggung jawab sejarah,” ujarnya.

Kolonel Kakung menekankan bahwa bangsa maritim hanya akan benar-benar berjaya apabila generasinya memahami laut bukan semata-mata sebagai ruang eksploitasi, melainkan sebagai amanah sejarah dan medan pengabdian bagi kepentingan bangsa dan negara.

Dengan pendekatan pembinaan yang berakar pada nilai, karakter, dan kesadaran maritim, ia optimistis generasi muda Indonesia mampu menjadi fondasi kuat bagi kejayaan maritim nasional di masa depan.”pungkasnya