Laporan Jurnalis : Agus Chandra
BOGOR-POS BERITA NASIONAL
Krisis pangan menghantui Indonesia sebagai dampak pandemi saat ini. Banyak upaya dilakukan berbagai pihak guna mengantisipasinya. Pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan pangan penduduk Indonesia di masa pandemi Covid 19. Berbagai kebijakan dan insentif digulirkan untuk menjaga petani dari ancaman dan dampak pandemi.
Dari rasa prihatin terhadap kondisi bangsa di Era Pandemi lebih kurang dua tahun terakhir ini seorang Kepala Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor Jawa Barat, yaitu Udin Saputra, S.H.,selaku pengusaha sukses, serta pengacara bekerjasama dengan PT.Majjama Agro Industri, membuat gebrakan yakni Gerakan Bogor Membangun.


Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekan RI yang Ke-76 Udin Saputra langsung merealisasikan ide atau gagasan dengan berbuat nyata Udin mengajak dan menggandeng para rekan-rekannya sesama advokat/pengacara, dan juga sesama pengusaha serta jaringan jaringan tokoh masyarakat lainya Sabtu (7/8/2021) mengelar kegiatan kediamannya yaitu pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi masyarakat desa Ciangsana dan Memberikan Pupuk bagi petani Didesa Ciangsana.
Dalam kegiatan ini Udin melibatkan Daeng Haji Lukman Mahmud yang juga seorang pengusaha pupuk selaku Direktur PT.Majjama Agro Industri (PT.MAI), Eka Agusta, S.H. seorang pengacara juga praktisi sosial, Deyske Natalia Londah SH seorang praktisi hukum dan sosial, Widya Momen, Candra Momen dan Dirut momen serta dari berbagai unsur.
Disela acara Udin menyatakan kalau kita bicara “membangun” Bangsa itu sangat luas pengertiannya, makanya saya melihat bahwa yang paling mendesak untuk kita “bangun” saat ini adalah sektor kesehatan, pertanian, hukum (kesadaran hukum), kepedulian sosial dan lain lain.,” ujarnya
“Untuk itu kami langsung membuat gebrakan, yaitu Gerakan Peduli Petani dengan program awal yaitu Program Bantuan Pinjaman Pupuk kepada Petani dengan sistem pembayaran setelah panen, dan juga gerakan di bidang kesehatan dengan membuat pemeriksaan kesehatan gratis serta konsultasi dari kantor hukum Majjama gratis untuk masyarakat Desa Ciangsana dan Petani,” tuturnya
Lebih lanjut Kepala Desa Ciangsana memaparkan kenapa harus lebih Konsen pada petani, ” dengan pemikiran sangat sederhana “bahwa kalau saja petani itu tidak ada, maka kita tidak makan oleh karena itu pentingnya eksistensi keberlangsungan petani di negara kita ini, untuk Ketahanan bangsa ini,” bebernya
“Jadi petani harus tetap ada dan harus tetap produksi harus tetap bekerja tidak boleh berhenti, kalau petani berhenti berhenti, maka segala kegiatan di negeri akan berhenti” tegasnya
Dan kegiatan ini di mulai di desa Ciangsana, dan akan terus dilanjutkan kedesa dan kecamatan lain di kabupaten Bogor,dengan menggandeng PT. Majjama Agro Industri(PT.MAI), produsen pupuk Merk Dagang ARROMANG yang telah terdaftar di kementan RI, dan melibatkan langsung direkturnya Lukman, M, S.H,” tukasnya
Ditempat yang sama Lukman Direktur PT. MAI mengatakan sangat mendukung dan suport serta apreisasi kegiatan ini maka dari itu kita memberikan bantuan kepada petani mulai dari Pupuk sprodi, Karna pupuk yang kita tahu saat ini langka di pasaran,” jelasnya
“Maka kami langsung memberikan bantuan pinjaman kepada petani dengan program bantuan pinjaman pupuk kepada petani artinya diberikan bantuan pinjaman kepada petani nanti mereka bayar setelah panen, jadi ada keringanan kepada petani,” kata Lukman
Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa bermanfaat dan membantu meringankan beban petani dan juga bisa memberikan edukasi masyarakat serta memberikan motifasi pada orang lain agar lebih peduli terhadap nasib para petani,” harapnya.
Sementara warga Ciangsana Pendi Reminsyah salah satu Petani yang menerima bantuan Pupuk menyampaikan bahwa ia sangat berterima kasih karna telah dibantu.
“Terima kasih kepada Kepala desa dan kepada Lukman yang telah peduli terhadap para petani semoga bantuan ini bisa lebih meningkatkan hasil panen kami nanti
