Miris Akibat Investasi Bodong 7 Orang Warga Cianjur Tertipu Hingga Ratusan Juta

Laporan Jurnalis : Latif

Posberitanasional.com,Cianjur – Sebanyak enam orang ibu dan seorang bapa di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, mengalami kerugian materi akibat tertipu investasi bohong yang dilakukan seorang terduga RN yang masih warga Karangtengah.

Total kerugian yang dialami tujuh warga tersebut sampai Rp 174 juta. Kasus tersebut sudah mereka laporkan ke Mapolsek Karangtengah.

Modus yang dilakukan terduga yakni investasi bisnis rokok, pakaian seragam sekolah, pinjaman emas, pinjaman transfer, dan arisan.

Seorang korban, JP (48) warga Kampung Solokpandan yang membuka usaha agen transfer uang tertipu Rp 15 juta.

“Awalnya seperti nasabah lain datang lalu transfer uang, lama kelamaan suruh transfer lalu paginya datang kasih uang, nah terakhir minta transfer Rp 30 juta tapi hanya dibalikin Rp 15 juta,” ujar JP ditemui di Desa Sindangasih, Kamis (10/2/2022) siang.

JP membuat surat perjanjian dengan terduga RN dengan isi perjanjian diberiwaktu sampai tanggal 5 Februari 2022 untuk melunasi sisanya, namun hingga batas waktu RN tak muncul.

Seorang korban lainnya warga Desa Sukasari, AS (36), dijanjikan investasi seragam sekolah dengan penghasilan Rp 1 juta perbulan. Tiga bulan sempat jalan namun selanjutnya ia tak menerima lagi uang dengan berbagai alasan dari RN.

“Saya ingin kembali saja uang pokok sebesar Rp 46 juta yang diberikan pertama, saya percaya ke dia karena tetangga rumah,” katanya.

Seorang korban lainnya warga Kampung Kandangsapi, RK (43), mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta.

RK mengatakan, terduga RN membawa aplikasi peminjaman emas dengan membawa KTP warga.

“Total kerugian saya 40 gram emas dan uang Rp 5 juta,” katanya.

Para korban mengatakan, tak hanya mereka yang tertipu RN, namun banyak warga Sukabumi, Cipanas, yang berdatangan ke rumah RN.

“Kini RN dan keluarganya sudah tiga hari tidak berada di rumah, kami sudah melaporkan ke Mapolsek Karangtengah,” ungkapnya.