Rio Setiady Soroti Kelangkaan Minyak Goreng dan Ulah Oknum Pengusaha

Laporan Baim

PANGKALPINANG – Kelangkaan minyak goreng yang dimanfaatkan oknum pengusah yang tidak bertanggung jawab dengan cara menjual dengan harga tertentu dan bersyarat, ini masih terjadi di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung khusus Kota Pangkalpinang, hal itu disayangkan oleh Rio Setiady Wakil Ketua DPRD kota Pangkalpinang dari Fraksi PKS. Kamis (10/03/2022).

Rio Setiady selaku Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang yang juga Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyayangkan adanya toko atau minimarket yang menjual minyak goreng dengan pembelian bersyarat.

“Kami menyayangkan ada beberapa toko atau minimarket yang menjual minyak goreng tetapi bersyarat, artinya konsumen boleh membeli minyak goreng 1 atau 2 liter namun dengan syarat mereka berbelanja dengan nominal tertentu, Ini aturan dari mana,”sesal Rio.

Sampai saat ini minyak goreng merupakan komoditi yang sangat langka di Provinsi Bangka Belitung khususnya Kota Pangkalpinang,”Ucap Rio.

Kepada para pelaku usaha untuk tidak memberatkan masyarakat dengan menjual minyak goreng dengan cara pembelian bersyarat,apa lagi kondisi ekonomi kita masih terpengaruh pandemi Corona, justru sebaiknya para pengusaha atau minimarket memberikan subsidi minyak goreng kepada masyarakat yang tidak mampu ataupun pelaku UMKM, bukan malah memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan,” Pintanya.

Tidak boleh ada oknum ataupun pelaku usaha yang mengambil kesempatan dalam kesempitan dalam kondisi yang sulit seperti ini untuk mendapatkan minyak goreng,”Tegas Rio.

“Kami dari Komisi 2 DPRD Kota Pangkalpinang yang mengurusi masalah perdagangan dan perekonomian tentu akan mengawasi hal ini dan meminta dinas terkait untuk memberi teguran kepada para penjual atau pengusaha yang melakukan pembelian bersyarat,” pungkasnya.