Laporan Jurnalis : Dody Saputra
BENGKALIS – Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 215 Kepala Sekolah tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Bengkalis, di Ruang Pertemuan Dang Merdu, Kantor Bupati Bengkalis, Senin, 8 Juni 2026.
Dalam acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini, Bupati Bengkalis Kasmarni mengharapkan agar menjadi momentum penting dalam penataan dan peningkatan mutu pendidikan di Negeri Junjungan.
Bupati Hj. Kasmarni juga menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada para kepala sekolah yang baru dilantik. Namun, ia mengingatkan bahwa jabatan baru ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari pengabdian dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar.
“Amanah yang Bapak/Ibu emban ini bukan hanya sebagai administrator pendidikan, tetapi juga sebagai pemimpin yang menentukan arah dan kualitas masa depan generasi Kabupaten Bengkalis,” ujar Kasmarni tegas.

Bupati perempuan pertama di Riau ini menginstruksikan para kepala sekolah untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Ia meminta mereka membangun komunikasi yang solid dengan guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, orang tua murid, hingga masyarakat luas.
“Kenali setiap potensi dan persoalan yang ada di sekolah masing-masing, lalu hadirkan solusi melalui kerja keras, inovasi, dan kolaborasi. Jadilah pemimpin yang tegas dalam prinsip, disiplin dalam bekerja, namun tetap humanis dalam melayani,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan ekosistem sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan berkarakter agar sekolah menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar.
Terkait tata kelola keuangan, Kasmarni memberikan peringatan keras agar seluruh anggaran dan dana sekolah dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sesuai peraturan perundang-undangan.
“Jangan pernah menyalahgunakan kewenangan yang diberikan. Setiap rupiah yang dikelola merupakan amanah negara dan amanah masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan. Jangan ada lagi pungutan-pungutan yang tidak memiliki dasar hukum. Jaga marwah sekolah dan nama baik Pemerintah Kabupaten Bengkalis,” tambahnya.
Disamping itu, dalam memasuki tahapan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027, Bupati Kasmarni juga memberikan atensi khusus. Ia menginstruksikan agar proses PPDB berjalan dengan integritas, objektivitas, dan rasa keadilan.
Secara lantang, Bupati menegaskan tidak akan memberikan toleransi (zero tolerance) terhadap segala bentuk kecurangan dalam penerimaan murid baru.
“Saya sampaikan pesan ini dengan sangat tegas. Apabila di kemudian hari ditemukan atau terbukti adanya praktik jual beli kursi, pungutan liar (pungli), atau titip-menitip dalam proses PPDB, maka kepala sekolah yang bersangkutan akan langsung kami berikan sanksi tegas sesuai aturan kepegawaian yang berlaku. Tidak ada toleransi!” tegas Kasmarni.
Meski memberikan peringatan keras, Bupati Hj. Kasmarni optimistis bahwa para kepala sekolah yang dilantik hari ini merupakan figur-figur terbaik yang dipilih berdasarkan kompetensi, integritas, dan kinerja. Ia berharap kepercayaan tersebut dibuktikan lewat kerja nyata dan pelayanan publik yang bersih.
Menutup pidatonya, Bupati Hj. Kasmarni mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk bersinergi. Menurutnya, menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat tidak bisa hanya bersandar pada sekolah atau pemerintah daerah saja.
“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Mari bersama-sama kita menjaga marwah pendidikan Kabupaten Bengkalis, melahirkan sekolah-sekolah yang unggul, serta menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” pungkasnya.
Hadir dalam pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, Sekda Bengkalis, dr Ersan Saputra HT, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan, Djamaludin, Kepala Dinas Pendidikan, Hadi Prasetyo, Dandim 0303 Bengkalis, diwakili Danramil 01/Bengkalis Kapten Arm Yogi Sudarso, Kepala Kejaksaan Bengkalis diwakili Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Steven Jeferson Mallasak, serta sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.#Diskominfotik# INF. DODY SAPUTRA
