Program P3-TGAI di Desa Ligarmukti Patut Dipertanyakan, Hasil Pengerjaan Kelompok Tani Sinar Harapan Jaya Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

Laporan jurnalis jajat

Bogor Pos Berita Nasional – Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Ligarmukti, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, senilai Rp 195.000.000 yang dikerjakan oleh Kelompok Tani Sinar Harapan Jaya menuai sorotan. Pekerjaan tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan sehingga menimbulkan berbagai pertanyaan. Selasa (28/7/2026).

Berdasarkan hasil pantauan awak media di lokasi, ditemukan sejumlah bagian permukaan pondasi saluran irigasi yang tampak berlubang (bolong). Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait teknis pelaksanaan dan mekanisme pengerjaan proyek yang diketahui melibatkan sekitar 12 orang pekerja.

Untuk memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan, awak media telah berupaya meminta klarifikasi kepada Ketua Kelompok Tani Sinar Harapan Jaya yang diketahui juga menjabat sebagai Ketua RT di wilayah tersebut, berinisial UK. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan, baik saat didatangi secara langsung maupun melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp.

Selain itu, pernyataan salah seorang pekerja juga menimbulkan tanda tanya terkait sistem pembayaran upah dalam proyek tersebut. Pekerja yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku belum mengetahui besaran upah harian yang diterimanya, padahal proyek tersebut sudah berjalan kurang lebih hampir dua minggu.
“Soal upah per harinya saya belum tahu. Kemarin waktu gajian saya cuma menerima kasbon,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pengupahan para pekerja dalam pelaksanaan program P3-TGAI tersebut.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Kelompok Tani Sinar Harapan Jaya belum memberikan tanggapan atau klarifikasi atas berbagai temuan dan pertanyaan yang disampaikan. Apabila di kemudian hari pihak terkait memberikan penjelasan, redaksi siap memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.

Apabila Anda memiliki data tambahan seperti ukuran pekerjaan, nilai anggaran, atau dokumentasi kondisi pondasi di lapangan, naskah ini dapat diperkuat dengan informasi tersebut.