Lurah Masjid Jamik Benarkan PJU Padam, Sebut Ada Sekitar 12 Titik di Sepanjang Jalan Utama

Laporan Baim

PANGKALPINANG, POSBERNAS – Keluhan masyarakat terkait padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Masjid Jamik, Kota Pangkalpinang, mendapat tanggapan dari pihak Kelurahan Masjid Jamik. Lurah Masjid Jamik, Samsudin, S.Kom., MM, membenarkan adanya sejumlah titik lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi di kawasan tersebut.

Saat dikonfirmasi Pos Berita Nasional, Samsudin menyebut jumlah lampu penerangan jalan yang padam diperkirakan mencapai sekitar 12 titik.

“Kurang lebih 12 titik, mulai dari simpang empat Ramayana sampai dengan simpang empat Jalan Mentok,” ujar Samsudin, Kamis (2/7/2026), di Pangkalpinang.

Keterangan tersebut sekaligus menguatkan keluhan warga yang sebelumnya menyebut lampu penerangan jalan di ruas utama Kelurahan Masjid Jamik telah lama padam dan belum mendapat penanganan secara menyeluruh.

Sebelumnya, warga yang menggunakan nama samaran “Manca” mengaku mewakili aspirasi masyarakat RT dan RW Kelurahan Masjid Jamik. Ia meminta instansi yang berwenang segera memperbaiki lampu penerangan jalan karena kondisinya telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Selain minimnya penerangan jalan, masyarakat juga sebelumnya menyoroti matinya seluruh fasilitas Solar Road Stud atau lampu kucing (mata kucing jalan) di ruas yang sama. Kondisi tersebut dinilai semakin mengurangi aspek keselamatan berlalu lintas, terutama pada malam hari dan saat cuaca hujan.

Di sisi lain, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kepulauan Bangka Belitung melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jamik Sungailiat–Belinyu, Manaham Manik, sebelumnya menyatakan bahwa perbaikan lampu penerangan jalan dan pengecatan ulang zebra cross akan segera dilakukan. Sementara terkait Solar Road Stud dan reflektor jalan yang tidak lagi berfungsi, pihaknya akan melaporkan persoalan tersebut kepada pimpinan untuk menentukan langkah tindak lanjut.

Masyarakat berharap pernyataan tersebut segera diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Pasalnya, Jalan Masjid Jamik merupakan salah satu jalur utama dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi sehingga keberadaan penerangan jalan dan fasilitas keselamatan lalu lintas sangat dibutuhkan demi memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.

Hingga berita ini diterbitkan, Pos Berita Nasional masih terus memantau perkembangan tindak lanjut dari instansi terkait terhadap perbaikan lampu penerangan jalan maupun fasilitas keselamatan lainnya di sepanjang Jalan Masjid Jamik.