Oknum Karyawan PT.TIMAH Tbk Ditetapkan Tersangka Dalam Kasus Pencurian dan Penggelapan Pasir Timah

Laporan jurnalis Ibrahim

Posberitanasional.com, 29/1/2020, Oknum Karyawan PT.TIMAH Tbk inisial HA resmi ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencurian dan penggelapan pasir, Rabu (29/01/2020).

Tersangka HA 43 tahun, Pekerjaan Karyawan PT.TIMAH tbk ,Alamat Kp. Tegal Rejo RT. 001 RW. 003 Kel. Sungai Baru Kec. Muntok Kab. Bangka Barat.

Pada hari Selasa tgl 28 Januari 2020 sekira pukul 22.00 Wib telah terjadi tindak pidana Penggelapan dalam Jabatan yang dilakukan oleh Oknum Karyawan PT. TIMAH Tbk inisial HA. Kronologis awal pelaku berjalan dari bengkel menuju ke arah transport ban di area gudang material PT. Timah Tbk untuk mengecek elektro dinamo motor alat untuk menggerakkan alat derek.

Setelah selesai mengecek alat tersebut pelaku melihat pasir timah yang berserakan di bawah alat transport ban, kemudian pelaku mengumpulkan pasir timah tersebut dan memasukan ke dalam kantong plastik bening yang ditemukan oleh pelaku di area gudang material tersebut dan kemudian pelaku menyimpan pasir timah tersebut di dalam baju dibagian perut, akibat dari perbuatannya pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Polres Bangka Barat guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti 1 (satu) kantong plastik bening yang berisikan pasir timah seberat kurang lebih 2,9 Kg.

Kapolres Bangka Barat AKBP Muhammad Adenan A.S, S.H. S.IK, mengungkapkan, pelaku diamankan atau di tangkap pada saat pemeriksaan rutin yang di laksanakan Satuan Pengamanan PT. Timah Tbk dan personel Polres Bangka Barat.

”pihak pengamanan PT Timah untuk lebih tegas meningkatkan pengamanan tindak pidana pencurian yang dilakukan pegawai PT Timah. Untuk Polres Bangka Barat membantu pengamanan dan penangkapan apa bila terjadi tindak pencurian serta penggelapan,” Ujar Kapolres Bangka Barat.

Lebih lanjut dikatakannya setelah menjalani pemeriksaan , penyidik resmi menetapkan HA sebagai tersangka. Saat ini tersangka berikut barang bukti masih diamankan di Polres Bangka Barat,” ungkap AKBP M.Adenan.