
Foto: Temuan Tim media terhadap proyek rehab irigasi desa rias.Minggu (17/5/26)
Laporan Baim,Tim
RIAS,POSBERNAS – Proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, tahun 2025 berpusat di kawasan Bendung Pumpung dengan anggaran senilai Rp18,5 miliar, kegiatan tersebut merupakan Proyek Balai Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung. Minggu (17/05/26)
Pantauan tim awak media ini saat di wilayah proyek irigasi yang telah selesai dikerjakan terdapat sejumlah keretakan bagunan dan juga banyak lobang-lobang menganga sepanjang tepi bangunan irigasi, tidak hanya itu material yang digunakan untuk merehab pondasi Intake diduga menggunakan material bekas (batu bongkaran bangunan lama)
Dari sumber yang tidak ingin namanya dipublis mengatakan, bapak harus turun langsung untuk melihat di lapangan material batu pondasi yang digunakan, itu kan batu bekas bongkaran jelas itu tidak dibenarkan, karena akan mempengaruhi ketahanan dan kekuatan bangunan.” ucapnya
Salah satu petani setempat mengatakan, untuk lobang sepanjang bangunan irigasi ini seharusnya tidak boleh ada celah, apalagi berlobang sebab bila hujan turun air akan masuk kelobang maupun kecelah-celahnya dipastikan cepat atau lambat bangunan rehab irigasi ini dan jalan sepanjang tepi irigasi akan rusak dan ambruk, ketika hujan turun menjadi masalah baru, sawah terancam rusak akibat terendam banjir dan kami petani sudah pasti dirugikan.”ungkapnya
Kepada pemerintah kami sangat berterimakasi, dan kepada pelaksana proyek kerjakanlah sebaik baiknya sesuai RAB jangan sampai diduga dimaenkan yang akibatnya bisa mempengaruhi kualitas bangunan, bapak bisa lihat sendiri belum lama direhab dan belum sampai setahun banyak yang retak apalagi hanya diaci.”ucap Sp kepada Tim media ini.
Terhadap temuan di lapangan Tim media ini masih berupaya konfirmasi pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung, dan pihak terkait lainnya
