TERBAYANG BAYANG BENCANA ALAM KAMPUNG POBIATMA DISTRIK ASOTIPO KABUPATEN JAYAWIJAYA PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN

Laporan Jurnalis : Ayub Asso

Wamena – Bencana longsor menghantui warga kampung pobiatma distrik asotipo Kabupaten Jayawijaya Wamena provinsi Papua pegunungan, kesulitan dalam menangani secara insentif bencana yang terjadi kian terus menerus.

Ketika saat malam hari keadaan ini membuat warga panik dalam ketakutan yang terus menerus menghantui pikiran mereka, kadang mereka harus merelakan kerusakan fisik pada material bangunan bangunan rumah mereka diterpa oleh ganasnya longsor.

Keterpurukan ini membuat mereka tidak tenang dalam menangani atau pun membatasi jumlah kerusakan yang dirasakan oleh warga kampung pobiatma.
Sebenarnya apa yang disebabkan bencana alam ini terjadi kian Tanpa ada kejedaan dalam kurun waktu tertentu yang lama.

Alam memiliki hukum yang signifikan terhadap kehidupan manusia, beberapa hal mungkin terlewat kan ‘pembedaan’ perlu adanya penanganan serius.

Seorang pria warga kampung pobiatma Olof Asso mengatakan bahwasanya, warga kampung pobiatma mengalami masalah serius terkait dengan kondisi rumah yang sudah tidak layak huni dan kesusahan air bersih” ucapnya.

Foto : Olof Asso

Kurang lebih 27 perumahan warga mengalami kerusakan fatal total dn sebagian lainnya dalam ambang ketakutan akan kondisi ‘LONGSOR’ yang kian terus menerus terjadi.

Bencana longsor melanda sejak 21 Desember 2025 dan lebih ironis nya, warga kampung pobiatma mengalami momen penyambutan natal 25 Desember 2025 dengan kondisi longsor menghantam perumahan warga kampung pobiatma distrik asotipo Kabupaten Jayawijaya waktu lalu.