Porkofimcam Mediasi Warga Yang Terkena Dampak Dari Limbah PT.PPLI Yang Bau Bangke

Laporan Jurnalis : A.Chandra

BOGOR-POS BERITA NASIONAL
Telah berlangsung musyawarah yang diikuti 5 Desa Pada Hari ini Sabtu 20/03/2021 di depan pintu Gerbang PT PPLI, Kampung Walahir RT 10/05 Desa Nambo Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor.

Sedang berlangsung musyawarah warga dari 5 Desa, yaitu Desa Nambo, Desa Kembang Kuning, Desa Klapanunggal, Desa Bantarjati, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, dan Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dengan pihak PT.PPLI, terkait adanya polusi udara / bau yang menyengat dan asap putih yang diduga berasal dari pengelolaan limbah kimia dibagian produksi PT PPLI yang diterima oleh Farid Manager Humas PT.PPLI.

Hadir dalam musyawarah yang sedang berlangsung,masyrakat sekitar 100 orang, Ahmad Kosasih Camat Klapanunggal, Kapten Inf Tumbur Marbun SH Danramil 2126/Klapanunggal, AKP M Fadli Amri SH.SIK, Kapolsek Klapanunggal, Nanang SE Kades Nambo, Masudin Kades Kembang Kuning, Supena Jaya atmaja Kades Bantarjati, Anggota Koramil Klapanunggal, Anggota Polsek Klapanunggal,SatPol PP Kecamatan Klapanunggal,Security PT PPLI.

Dalam Musyawarah tersebut dari perwakilan warga menyampaikan antara lain,”Agar pihak PT PPLI bertanggung jawab sepenuhnya dan segera mengatasi masalah polusi udara/ bau yang menyengat yang menyebar ke Lingkungan Warga meliputi 5 Desa,”ucapnya.

Desa yang terkena dampak dari PT. PPLI yaitu, Desa Nambo , Desa Kembang Kuning, Desa Bantarjati, Desa Klapanunggal Kecamatan Klapanunggal dan Desa Tlajung Udik Kecamatan Gunung putri, Kabupaten Bogor. karena dampak yang ditimbulkan sangat mengganggu pernapasan / Sesak.
Pihak PPLI agar memberikan kompensasi atau kesejahteraan serta perhatian kepada warga masyarakat yang terdampak dari segala polusi yang ditimbulkan Oleh PT PPLI terutama Bidang Kesehatan.

Lanjutnya,” Pihak PT PPLI diminta agar sekarang juga menghentikan kegiatan produksi pengolahan limbah karena menimbulkan bau yang menyengat serta asap putih,”pungkasnya.

Farid perwakilan dari pihak PT. PPLI meminta maaf kepada warga masyarakat tentang adanya dampak bau menyengat dan pihak PT PPLI memohon maaf dan akan bertanggung jawab sepenuhnya dengan kejadian yang ditimbulkan dari dampak tersebut terhadap lingkungan warga sekitar.
Pihak PT PPLI mohon kepada kepala Desa Masing masing yang warganya kena dampak dari kejadian semalam agar didata keluhan serta aspirasi dari warganya,”ucapnya.

PT PPLI sedang mengadakan pengecekkan dan mencari tahu penyebab timbulnya polusi udara tersebut yang dilaksanakan oleh pihak KLH Kab Bogor, sejak kejadian tadi malam sudah tidak operasi lagi (Tutup) sampai masalah penyebab bau tersebut diketahui hasilnya,”pungkasnya.

“Hasil dari Musyawarah akan diserahkan kepada desa masing masing, silahkan hasilnya diserahkan ke pihak PT PPLI.

Muspika Klapanunggal menyampaikan,”
kepada Desa yang terkena dampak dari kejadian polusi udara agar membuat posko di desa masing masing untuk pendataan, Data data warga yang terkena dampak agar benar benar akurat dan benar benar warga yang terkena dampak polusi yang ditimbulkan oleh PT PPLI jangan asal terima data saja harus benar benar di cek langsung kerumah warga tersebut,”ucap camat.