Serap Aspirasi Warga, Ketua Bapemperda DPRD Babel Ferry Laksanakan Reses Masa Sidang II Tahun Sidang II 2026

Foto: Ketua Bapemperda DPRD Babel Ferry Laksanakan Reses Masa Sidang II Tahun Sidang II 2026

Laporan Baim

TOBOALI,POSBERNAS — Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ferry melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun Sidang II 2026 di Dapil Bangka Selatan. Jumat (15/05/26)

Reses ini merupakan kewajiban konstitusional anggota DPRD untuk menyerap, menghimpun, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

Dalam pertemuan dengan warga, tokoh masyarakat, dan kelompok pemuda Kelurahan Tanjung ketapang, kelurahann Toboali Kota

Sejumlah aspirasi terkait perbaikan jalan, bantuan UMKM, lapangan kerja, pendidikan, kesehatan

“Semua masukan yang disampaikan warga akan kami catat dan bawa ke sidang paripurna. Khususnya yang masuk ranah Bapemperda, akan kami kaji untuk menjadi bahan penyusunan Perda di tahun 2026 ini,” tegas Ferry saat ditemui usai kegiatan

Ferry menjelaskan, sebagai Ketua Bapemperda, fokusnya saat ini adalah memastikan produk hukum daerah yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan tidak bertentangan dengan regulasi yang lebih tinggi.

“Perda itu harus berpihak ke rakyat. Jangan sampai dibuat hanya formalitas. Kita dorong Perda yang mempermudah investasi, melindungi UMKM, dan menjaga lingkungan Babel,” ujarnya.

Beberapa aspirasi prioritas yang disampaikan warga di antaranya:

1. Infrastruktur: Permintaan perbaikan jalan lingkungan dan drainase

2. Ekonomi: Bantuan modal dan pelatihan untuk pelaku UMKM pasca resesi

3. Permintaan alat tangkap berupa jaring, sungkur udang

4. Permintaan penerangan jalan menuju TPU dan permintaan KWH

Ferry berkomitmen akan mengawal aspirasi tersebut hingga ada tindak lanjut dari OPD terkait. “Reses bukan sekadar seremonial. Ini kontrak politik saya dengan masyarakat. Hasilnya harus kelihatan,” pungkasnya

Dalam reses tersebut disambut antusias warga utamanya kaum hawa (Ibu-ibu), dan juga toko masyarakat, toko pemuda, para ketua rukun tetangga, maupun kepala lingkungan didua kelurahan (kelurahan toboali kota dan kelurahan tanjung ketapang), hadir pula dari dinas DKP dan Dispora provinsi Babel.